Selasa, 24 Desember 2013

Antek Antek . . .

Indahnya..bahkan kau disana bisa tertawa..
Inikah permainan di balik layar kaca..
Kududuk terdiam mendengar pengakuan yang tak sesuai harapan..
Kau tahu..apalah arti sebuah senyuman..


Oh hebatnya..cukup dengan uang dan uang kau bisa bebas keluar seolah tak seperti tahanan..
Inikah perubahan revolusi kedaulatan yang hilang dengan kepercayaan..
Saat bibir terdiam..hati ingin berkata..tapi apa daya ?,,karena suara kita tak akan pernah sampai dengan mudah kepada mereka..
Permohonan..permintaan bahkan keinginan kita akan selalu tertunda dan hilang tenggelam ditelan masa..

Tatapan main matamu begitu sensasional..
Bibir manismu memang luar biasa mengecoh perhatian dari masalah yang tak kunjung kelar..
Seakan kebisuan..menghentikan laju perkara yang tak pernah usai dengan sempurna..
Sampai waktu..detik jam yang berputar kembali begitu saja tak pernah ada pencapaian..
Tepuk tangan mereka begitu terdengar..
Tak sadar..apa yang sebenarnya terjadi sebenarnya..

Itulah kepribadian bangsa kita..mudah tertawa..tersenyum dan memberi sambutan yang ternyata orang itu salah dalam kedudukannya..

Kamis, 12 Desember 2013

Suara Rakyat Sederhana

Penguasa..ibu bapak yang menjabat..
Tolong dengarkan suara isi hati rakyat..
Kami disini sudah bosan..
Dengan semua janji yang kalian ucapkan..

Koruptor korupsi makin tinggi..
Rakyat Kecil makin tertindasi...

Maling maling kecil di Hakimi..
Maling maling besar di lindungi..
Begitulah nasib negeri ini..
Kasus kasus kecil di perbesarkan..
Kasus kasus besar mudah di lupakan ...
Apa arti Pancasila ? Inikah namanya keadilan ?

Kalian berjanji..bukan cuma bernyanyi..
Kota metropolitan seringkali kau nodai..
Pantaskah kami yang mengalami..
Kau duduk manis..sedangkan kami mengais rezeki tak pernah engkau hormati..
Seribu alasan seringkali kudengar ditelevisi..

Pandanglah kami..Hormati kami..
Tegaskan apa yang pernah engkau katakan..
Bukan seperti tong kosong nyaring berbunyi..
Kami memilih untuk negeri..
Kalian berdiskusi..harus mencari solusi..
Jangan kau warnai sidang rakyat mata kantuk di atas kursi..

Bapak pejabat pengurus Indonesia raya..

Kami mohon kerjasama..

Dunia Memang Sempit

Siang  ini gue pulang lebih cepat dari biasanya,yang sore haripun masih kedapatan jadwal kuliah yang loncat loncat karena jadwal yang gue ambil belum tetap untuk seorang mahasiswa baru.berhubung sudah mempunyai janji  menemani seorang teman perempuan yang gue kenal,akhirnya gue segera bergegas menuju parkiran kampus yang siang itu tampak berkumpul teman teman sekelas yang sedang pada asyik mengobrol.
            “mau kemana sih lu?buru buru bener udah nyalain motor aja”ucap rendy
            Dengan senyum “gak kemana mana,biasa pulang kerumah”
            Rini dengan bingung bertanya “tumben bener mau pulang aja buru buru bener lu,sini sebentar lah kita ngobrol,ada janji sama siapa sih emangnya suf?”
            “ya mau pulang gue,udah ngantuk bener gue.semalam nginep di kosan temen gue kurang tidur gue” sambil memasang muka lesu di depan mereka
            “yaudah kalau gitu hati hati kawan dijalan,nanti malam gue ke rumah lu ajadeh,kita selesaikan tugas bareng” ajak rendy kembali
            “gue gak bisa ren,udah ada janji soalnya dari sore.jadi takut malam nanti gak ada di rumah”jawablah gue

Tips Singkat Gue Mengisi Waktu Yang Kosong Kita Milki Saat Tidak Bekerja

Terkadang kita suka bingung dengan diri kita sendiri saat kita sedang tidak mempunyai aktifitas yang biasa kita lakukan sehari hari untuk bekerja atau yang biasa kita kenal itu dengan istilah menganggur..
Tenang aja,kita gak perlu bingung kita akan melakukan aktifitas apa saja yang bermanfaat untuk diri kita sendiri,sambil bermain kita juga bisa mendapatkan manfaat yang akan kita dapatkan,menurut saya ada beberapa point penting yang sangat berguna mengembangkan keahlian kita juga.diantaranya :

Kisah Anak kuliah Bermalam Di Kost







Terlihat pada malam itu,tempat yang biasa anak anak kost sepi tak begitu berkumpul berubah menjadi ramai.Terlihat dan tergambar sekumpulan anak muda yang biasa meramaikan situasai malam di dalam penginapan.diantara beberapa wanita juga tampak untuk meramaikan suasana yang terlihat semakin ramai,karena selalu suntuk wanita itu hanya berdiam di kamar sendiri.sebagian ada yang tampak asyik terlihat bermain game,berkumpul dan saling bercerita menceritakan pengalaman mereka.

Senin, 09 Desember 2013

Tragedi Itu

Siang ini..tragedi itu datang kembali..
Jeritan amarah kereta api..
Membungkam suara hati..
Tiada lagi takdir yang bisa kita hindari..
Itulah kehendak ilahi..
Sampai nyawa memanggil diperlintasan kuda besi..
Suara suara..jerit tangisan itu kudengar kembali..


Ya Rabbi..kaulah pemilik isi bumi..
Aku tak lagi sedang bermimpi..
Dibalik saksi bisu ibu pertiwi..
KAU beri tanda..seakan mati..itulah akhir hidupku kelak nanti..
Waktu yang KAU beri titipanmu disisa hidupku..

Seakan mati..hidup yang kau beri hanya sekali..
Tiada lagi nikmat yang kau kasih  sampai hari perhitungan nanti..
Cinta ilahi..dari lubuk hati terukir namaMU..
Meski ku rapuh..tak sempurna mengingat namaMU..
BersamaMU aku hidup..sampai matipun kuberserah padaMU..

Dengarlah suara hati..Terkubur jerit isak perih..
Semua tak lagi abadi..Sampai waktu didunia akan berhenti..


Minggu, 08 Desember 2013

Kenangan Itu . . .

Kenangan itu..


Sekilas kutatap wajahnya saat aku melewati lobi. Dadaku terasa sakit. Aku sesak nafas hingga kuputuskan untuk pergi ke klinik terdekat saat jam  kerjaku telah usai. Dokter menyarankanku untuk tidak mengkonsumsi rokok lagi karena penyakit jantungku semakin parah. Aku selalu berusaha menghentikan hobiku itu tapi ternyata sulit sekali. Disamping lingkungan sosial yang tidak mendukung. Andai aja aku gak pernah kenal rokok! batinku menyesal.
“Rokok bikin lo jantan meen!!” kata Angga dalam benakku yang masih merekam ucapannya sewaktu di SMP.
Tapi kini? Dimana letak kejantanan itu??  setelah dokter menyatakan bahwa Aku punya penyakit jantung, yang membuatku justru lemah tak berdaya.

Bunda




Mata indahmu sungguh berkaca-kaca..
Ketika parasmu tak lagi ceria..
Ku tak kuasa kau dan perasaanmu berkalut sedih..
Karena hatiku terasa letih..
Menahan kasih yang seakan pecah..

Yaa..Ilahi



Detik demi detik terus kulewati..
Tergores oleh dosa,,ku berjalan melalui waktu..
Maafkanlah..kubersimpuh dengan hati..
Hidup sampai matiku hanyalah milikMU..

Jumat, 06 Desember 2013

Malaikat Kecil Yang Berjuang Bersama



Lihatlah mereka yang tertawa melepas tawa..
Memberikan semangat yang tak ternilai dengan harta..
Dan tak pernah aku lewati kekuatan itu hadir dari mereka..
Kalian bersama..membangun kekuatan dari dalam jiwa..
Bukan aku..tapi dia..
Dia yang terluka tetap bangun..seperti tak merasakan luka..

Pelangi Keagungan-MU



Pelangi datang saat hujan tlah hilang..
Begitu singkat cerita tentang alam..
Sampai kegelapan diatas awan berganti panorama keindahan..

Berbagai warna terbentang menghiasi awan..
Saat mentari tiba,,melengkapi pemandangan..

Hujan Datang Mengerti Maksud Hati



Rintik rintik..langitpun menangis membasahi kota ini..
Kulihat kau datang membawa misteri tentang hati..
Biar aku sendiri yang merasakan perih..
Kegagalan yang selama ini kumiliki..

Sendiri melihat mimpi



Berhari hari aku sendiri..
Tak seorangpun mengerti..
Sampai kuberfikir tak ada arti lagi didunia ini..
Kata demi kata selalu kurangkai dengan kalimat ungkapan hati..
Beribu waktu yang kulalui dalam sunyi..

Senin, 02 Desember 2013

Perempuan Malam

            Perempuan setengah baya yang sering kulihat disudut gang di dekat rumahku itu selalu berpakaian rapi saat sore menjelang malam untuk bekerja.Dia tinggal dengan teman temanya dalam satu kamar kost.Keluarganya yang saat ini jauh bukan halangan untuk perempuan itu mencari uang dan sudah menjadi tulang punggung keluarganya,karena kepergian sang ayah saat itu telah meninggalkan keluarganya untuk selamanya.Saat pagi dan siang mereka berkumpul bersama di dalam kamar kostnya,sampai tak sadarkan waktu bermain dia hanya singkat karena sore petang telah memanggil waktu kerjanya.
Terlihat dalam pandangan orang orang tentang dirinya selama dia bekerja selalu bernilai negatif.Dia selalu sadar akan pekarjaannya selama beberapa bulan ini,meskipun demikian dia tetap tegar di depan ibu dan adiknya saat seminggu sekali pulang kerumah untuk berkumpul dengan keluarganya di dunia yang masih dia miliki.

Kecewa



Aku tau ku sangat rapuh saat berkata tentang cinta,
Manisnya cinta hanya kubaca lewat cerita.
Indahnya cinta selalu kulihat dari dunia maya.
Tak seperti kenyataan, yang akhirnya hanya membekas dan memberi luka.

Kau berkata seakan tak memikirkan dosa.
Kau berucap seolah olah mudah hilang dengan percuma.
Ini perasaan, bukanlah permainan.