Minggu, 08 Desember 2013
Jumat, 06 Desember 2013
Senin, 02 Desember 2013
Perempuan Malam
Perempuan setengah baya yang sering kulihat disudut gang di dekat rumahku itu selalu berpakaian rapi saat sore
menjelang malam untuk bekerja.Dia tinggal dengan teman temanya dalam satu kamar kost.Keluarganya yang
saat ini jauh bukan halangan untuk perempuan itu mencari uang dan sudah menjadi
tulang punggung keluarganya,karena kepergian sang ayah saat itu telah
meninggalkan keluarganya untuk selamanya.Saat pagi dan siang
mereka berkumpul bersama di dalam kamar kostnya,sampai tak sadarkan waktu
bermain dia hanya singkat karena sore petang telah memanggil waktu kerjanya.
Terlihat dalam pandangan orang orang tentang dirinya
selama dia bekerja selalu bernilai negatif.Dia selalu sadar akan pekarjaannya selama beberapa bulan ini,meskipun demikian dia
tetap tegar di depan ibu dan adiknya saat seminggu sekali pulang kerumah untuk
berkumpul dengan keluarganya di dunia yang masih dia miliki.
Kecewa
Aku tau ku sangat rapuh
saat berkata tentang cinta,
Manisnya cinta hanya
kubaca lewat cerita.
Indahnya cinta selalu
kulihat dari dunia maya.
Tak seperti kenyataan, yang
akhirnya hanya membekas dan memberi luka.
Kau berkata seakan tak
memikirkan dosa.
Kau berucap seolah olah
mudah hilang dengan percuma.
Ini perasaan, bukanlah
permainan.
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)

.jpg)



